Museum-museum di Belanda tidak terpengaruh krisis kredit. 55 museum besar di negeri kincir angin ini dikunjungi 11 juta pasang mata sepanjang tahun 2009.
Sebuah peningkatan signifikan. Jumlah pengunjung asing menurun, tapi sahabat museum dalam negeri meningkat. Sementara museum besar tutup tahun 2009, kunjungan berpindah ke museum lain.
Paling laris di antara 55 museum Belanda adalah Museum Van Gogh di Amsterdam. Sampai 31 December, menerima sekitar 1,45 juta pengunjung.
Empat Besar
Het Rijksmuseum, Museum Negara di Amsterdam menduduki peringkat kedua dengan jumlah pengunjung 870.000 orang. Padahal museum ini sedang dipugar dan hanya membuka sebagian kecil pameran saja. Koleksi Rembrandt di museum ini tetap menarik perhatian pengunjung.
Walaupun masih baru, museum Hermitage Amsterdam yang bekerjasama dengan Hermitage di Santo Petersburg Rusia menarik 630.000 pengunjung. Tapi museum Anne Frank Huis juga mampu mendatangkan sampai 990.000.
Empat museum di Amsterdam ini menduduki peringkat atas berkat Rembrandt, Van Gogh, Anne Frank dan Tsaar Peter Agung.
Gangguan Abadi
Proyek pemugaran merupakan ganguan abadi bagi pengunjung museum, apalagi kalau mereka datang dari jauh. Balok dan tiang besi serta alat-alat berat bangunan masih saja bertebaran di pelataran Rijksmuseum museum negara dan Stedelijk Museum, museum kota. Bangunan baru dan pemugaran kedua museum molor sampai bertahun-tahun. Dan museum Bahari yang tidak jauh dari sana juga sudah tutup.
Tahun 2010 ini giliran museum di kota Den Bosch dan Groningen yang dipugar dan akhirnya Mauritshuis di Den Haag diperluas dengan ruangan baru. Sampai kapan pemugran dan pembangunan-pembangunan ini?
Daya Tarik Publik
Koleksi yang paling dicari publik museum 2009 adalah pameran di Museum Van Gogh Museum tentang 'Van Gogh dan warna-warna malam': menarik setengah juta pengunjung.
Banyak pengunjung asing yang datang ke museum di Belanda, walaupun tahun 2009 mengalami penurunan antara 3 sampai 5 persen. Peminat dari negara-negara tetangga jumlahnya masih meningkat, tetapi pelancong dari negara-negara jauh jumlahnya berkurang. Krisi ekonomi diduga menjadi pemicunya.
(ranesi.nl)



0 komentar:
Poskan Komentar